Cara Berpikir

hmm tulisan yang akan saya tulis ini sebenarnya sudah pernah saya posting di rendi.ngeblogs.com , tapi karena  ngeblogs.com servernya sedang mengalami gangguan, terpaksa saya memposting lagi di blog baru saya ini..

"cara berpikir"??? itulah sebagian wawasan dan pengetahuan yang saya peroleh dari kawan saya ketika sharing-sharing di malam hari. hmm okeh langsung saja ,

cara berpikir ada 3 :
    1. cara berpikir mistis
    2. cara berpikir ilmiah
    3. cara berpikir kritis

1. cara berpikir mistis : cara berpikir yang percaya saja apa kata orang tanpa mengetahui kebenaran/fakta nya, ini lah cara berpikir kebanyakan masayarakat indonesia yang menurut saya BODOH!!! cara berpikir ini juga yang menurut saya, membuat bangsa ini gampang terprovokasi.
        -contoh cara berpikir mistis : saya bilang kepada anda bahwa rasa garam itu manis, lalu tanpa anda mengetahui kebenarannya ,anda berkata kepada orang lain bahwa rasa garam itu manis. nah disini tidak ada fakta bahwa rasa garam itu benar manis!!!

2. cara berpikir ilmiah : cara berpikir yang tidak mudah percaya terhadap perkataan orang tanpa mengatahui kebenaran/fakta nya secara langsung dengan merasakan,melihat. Ini merupakan cara berpikir yang bagus, karena dapat membuat kita lebih mengeksplorasi pengetahuan kita dan masi banyak lagi manfaat dari cara berpikir ini.
         -contoh cara berpikir ilmiah : saya bilang kepada anda bahwa rasa garam itu manis! lalu anda mencari tahu, apakah rasa garam itu benar manis adanya dengan mencobanya sebelum memberitahu orang lain.. nah di sini anda  mencari fakta bahwa benarkah rasa garam itu manis?? ini sangat bagus..

3. cara berpikir kritis : cara berpikir paling bagus di banding dengan dua cara bepikir diatas. Cara berpikir ini membuat anda tidak hanya sekedar mencari tahu kebenaran(fakta)nya, tapi lebih dalam lagi dan lebih mendetail dengan 4w+1h(what,why,when,who+how).

saya berharap, masyarakat indonesia bisa menggunakan cara berpikir kritis :D

sekian saya ngantuk ,, ehehehe

3 komentar:

Hindar Boesono mengatakan...

Terima kasih atas tulisan anda,jika kita mau berfikir kritis atau berfikir mencaritahu asal-usul suatu hal, kita dapat memperoleh gambaran yang utuh dari suatu hal. Misalnya, kita berfikir kritis tentang rokok,orang pada umumnya tahu bahaya merokok, tetapi tidak tahu asal-usulnya. Setelah saya tahu bahwa pada mulanya rokok di-design untuk upacara menghubungi ROH+ROH oleh suku Indian tertentu, maka saya langsung bertekad berhenti merokok, dan sukses tidak merokok lagi sampai sekarang. Saya menghimbau agar para pecandu rokok mulai berfikir kritis,bahwa merokok berbahaya bukan saja secara fisik, tetapi juga secara rohani, asal-usul-nya bersfat spiritisme.

muhamad rendi mengatakan...

terimakasih juga pak telah berkunjung dan meluangkan waktu utk baca blog saya :)

memang rokok bahaya pak tapi saya heran masih banyak masyarakat yang tidak sadar akan zat2 yg terkandung di rokok. dan rokok udah menjadi kebutuhan utama selain nasi pak :D jadi sulit untuk masyarakat berhenti.

Alfa Buana Puspa mengatakan...

mohon maaf sebelumnya, saya rasa cara berfikir yg paling benar itu berfikir secara ilmiah, karena berfikir kritis hanya mengedepankan metode 5W+1H. Orang yang berfikir kritis hanya mampu mengkritisi tanpa memberikan solusi.

Poskan Komentar